NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Reportase

Medsos War Pilkada Banggai ( I )

Senin, 10 /08/ 2015 02:56:09 44973 Pembaca  

Ilustrasi
Ilustrasi

Baru saja usai pendaftaran Caon Bupati dan Wakil Bupati, namun gejolak dan riak riak pemenangan telah dimulai, bahkan lebih awal perang media social sudah sangat dahulu berjalan.

Masing masing pengguna akun media social yang muncul lahir dari kubu kandidat mulai saling serang, tidak tangung tanggung aksi saling ejek dan hujat menjadi hal biasa lagi di setiap netizen

Hal ini di akui oleh warga pengguna internet (netizen), pertarungan antarkandidat sudah terasa berbulan-bulan sebelum masa pendaftaran calon.

Prediksi Pertarungan sengit antarkandidiat dalam pilkada Banggai kali ini bakal terekam dalam media sosial (medsos), karena tiap kandidat ternyata kini memiliki "pasukan" juga yang berusaha kampanye di berbagai kanal media sosial.

Analis mengenai perang medsos sebenarnya telah terjadi dan usai ditempay lain, dikutip dari kompas, pengamat media sosial yang juga Direktur PoliticaWave, Yose Rizal, dan pakar komunikasi politik Effendi Gazali, bependapat bahwa pertarungan di Pilgub Jabar ketika itu terpengaruh juga dengan percakapan di media sosial.

Bagaimana dengan Banggai sendiri, apakah terpengaruh atau tidak?

Berpengaruh namun hanya kecil saja, entah itu tidak terformat rapi atau tidak, yang jelas dari pasukan medsos masih banyak yang menggunakan akun palsu, sehingga hal ini tidak cukup mempengaruhi netizen lain.

Dari tiga kandidat pendukung melahirkan banyak statement dalam postingan postingan yang menurut mereka sebagai serangan dan promo yang bisa menguntungkan bintang kandidat yang diusung. Tapi anehnya dari mereka banyak membuat tak laku tema perang medsos jelang Pilkada, mulai isu yang dibuat buat dan terkesan Lebay, isu yang tak mengena dan cendrung menggambarkan dendam pribadi pemilik akun, kata kata kotor yang menghiasi wall membuat ruang netizen makin tidak diminati. [SF]

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan