NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

News Maker

Menteri ESDM: Ada Pihak Ketiga yang Intervensi Petral dan Pertamina

Senin, 09 /11/ 2015 05:59:08 14165 Pembaca  

Menteri ESDM Sudirman Said (Antara/Puspa Perwitasari)
Menteri ESDM Sudirman Said (Antara/Puspa Perwitasari)

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, hasil audit terhadap Pertamina Energy Trading (Petral) Group, ditemukan adanya intervensi pihak ketiga dalam pengadaan dan jual beli minyak mentah maupun produk bahan bakar minyak (BBM).

Menteri ESDM, Sudirman Said, mengatakan, pihaknya sudah mendapat presentasi hasil audit tersebut dari jajaran direksi PT Pertamina. Selain itu, Sudirman pun sudah membicarakan hasil audit itu dengan Menteri BUMN, Rini Soemarno.

"Ada tiga poin penting diantara terbukti, tercatat berbagai dokumentasi Petral tentang adanya pihak ketiga yang bukan bagian dari manejemen Petral dan Pertamina yang ikut intervensi," kata Sudirman dalam konferensi pers "Satu Tahun Kinerja Kementerian ESDM" di Jakarta, Minggu (8/11).

Sudirman membeberkan modus intervensi pihak ketiga itu, mulai dari mengatur tender, membocorkan harga perhitungan sendiri, serta menggunakan instrumen karyawan dan manajemen Petral untuk memenangkan kepentingannya.

"Akibat ikut campur itu, secara menyeluruh Petral dan Pertamina tidak memperoleh harga yang optimal," ujarnya.

Audit investigasi merupakan bagian dari upaya likuidasi anak usaha Pertamina tersebut. Audit dilakukan oleh auditor independen. Penunjukan auditor itu dilakukan oleh jajaran Direksi dan Komisaris Pertamina.

Pemerintah memberi tenggat waktu kepada Pertamina untuk melikuidasi Petral hingga April 2016. Selama kurun waktu tersebut dipergunakan untuk audit investigasi. Keputusan Pertamina melikuidasi Petral diumumkan secara resmi pada Mei 2015 kemarin.

Rangga Prakoso/FER

BeritaSatu.com

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan