NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Ekonomi

Harga Rumput Laut Anjlok, Petani Bulagi Mengeluh

Rabu, 23 /03/ 2016 12:35:45 7938 Pembaca  

Rumput Laut
Rumput Laut

SALAKAN - Sejumlah petani rumput laut di kecamatan Bulagi, Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah mengeluhkan anjloknya harga rumput laut.

Tusa (51) dan Kristin (49) pasangan suami istri yang sudah menjadi petani rumput sejak tahun 2000 silam, mengatakan anjloknya harga tersebut sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir.

Menurut Tusa, sebelum terjadi gejolak harga, rumput laut warna merah yang sudah dikeringkan, dijual sebesar Rp15.000 per kilogram. Harga sebesar itu turun menjadi Rp4.000 per kilogram dan saat ini mencapai Rp1.000 per kilogram.

Sementara itu rumput laut warna hijau yang dikeringkan turun dari harga awal Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp12.000 per kilogram, dan saat ini turun lagi menjadi Rp7.000 per kilogram.

“Kami juga tidak tahu kenapa harga rumput laut bisa turun. Kami tahu harganya dari para penimbang ketika mereka datang,”keluh Tusa

karena harga yang merosot, dia hanya menyimpan hasil panen dan enggan menjual. RUmput laut itu akan dijual jika butuh uang untuk keperluan sehari-hari.

”Kalau lagi terdesak dan butuh uang, baru kami jualan antara 200 sampai 300 kilogram,” kata Tusa.

Hal senada juga disampaikan Nuni, yang mengaku harga rumput laut ditentukan oleh pembeli dari kota Luwuk.

"Jika terjadi gejolak harga, petani rumput laut di Bulagi juga terkena imbas," kata Nuni.
 

Penulis

: Kontributor Banggai Kepulauan, Suprin

Editor

: Adjie

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan