NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Regional

Keluarga Korban Meninggal di Nambo Tolak Otopsi, Istri Korban: Saya Ikhlas

Minggu, 24 /04/ 2016 00:24:51 5364 Pembaca  

Ilustrasi
Ilustrasi

TRANSS, Banggai – Jasad Rusman (40 Tahun) Nelayan paruh waktu asal desa Koyoan, Kecamatan Nambo yang ditemukan kemarin pagi, Sabtu (23/04) oleh keluarga langsung dikebumikan hari itu juga.

Hilang selama empat hari di lautan, jasad almarhum ditemukan mengapung dengan kondisi rusak. Namun, keluarga korban memilih untuk segera di makamkan dan menolak di Otopsi.

Pihak tim sar yang di pimpin langsung Danposal Banggai, Letkol. Matius sempat meminta izin kepada keluarga untuk melakukan Otopsi pada jasad ayah satu anak ini. Namun, tidak di izinkan keluarga.

BACA JUGA : Nelayan Hilang di Perairan Koyoan di Temukan

Pihak keluarga melepas kepergian Rusman dengan ikhlas walaupun sempat histeris ketika jasad Rusman di bawa ke rumah duka, Asni dan anaknya tampak pasrah. “ saya sudah ikhlas,” tuturnya sedih.

Rusman pamit meninggalkan rumah memancing di laut pada, Rabu (20/04) dan kembali tak bernyawa pada Sabtu (23/04), setelah tim sar melakukan pencarian sehari penuh.

Asni mengaku tidak mendapat firasat apa apa atas peristiwa nahas yang menimpa suaminya. Hanya saja selama proses pencarian dirinya telah pasrah jika terjadi sesuatu yang terburuk bagi suaminya.

“Apa yang terjadi sama paitua (suami) sudah jadi kehendak tuhan,” kata Asni

Laporan        : Andi. B Hery / Indah. P

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan