NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Regional

Jaksa Thoriq: Sebagian Pejabat Dinas PU Berpotensi Jadi Tersangka

Selasa, 03 /05/ 2016 20:54:16 6383 Pembaca  

Kepala Kejaksaan Negeri Luwuk Cabang Pagimana
Kepala Kejaksaan Negeri Luwuk Cabang Pagimana

BANGGAI - Kegiatan proyek Normalisasi Sungai di Kecamatan Lobu, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, tahun anggaran 2015, penyidik kejaksaan Negeri Luwuk cabang Pagimana menaikkan status hukumnya dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Sebanyak 30 orang saksi telah diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Luwuk Cabang Pagimana. Sebagian besarnya adalah pejabat lingkup Dinas PU Kabupaten Banggai, sejumlah kepala desa, serta sejumlah direktur perusahaan jasa konstruksi yang berkesempatan mengerjakan proyek tersebut.

Kepada Transs, Jaksa Thoriq mengungkapkan, pejabat di lingkup Dinas PU berpotensi untuk menjadi tersangka dalam proyek normalisasi sungai di Kecamatan Lobu yang dianggarkan melalui APBD sebesar Rp. 1,2 Miliar, tahun anggaran 2015.

“Untuk penetapan tersangka lainnya, memang sebagian pejabat lingkup Dinas PU berpotensi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek normalisasi sungai di kecamatan Lobu,” ujar Thoriq, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Luwuk di Kecamatan Pagimana, Selasa (03/05/2016) di ruangannya.

Saat ini, Kejaksaan negeri Luwuk cabang Pagimana telah menahan satu orang tersangka berinisial HM.

“Dan sudah pasti akan ada tersangka lainnya,” tegasnya.

Saat ini juga, Kejaksaan Negeri Luwuk Cabang Pagimana masih melakukan pengembangan penyidikan, dan akan menetapkan tersangka lainnya yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi pada kegiatan proyek Normalisasi Sungai di kecamatan Lobu, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. [Eno]

BACA JUGA : Mengungkap Korupsi Normalisasi Sungai Lobu

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan