NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Transpedia

Sejak 2005, Gagak Banggai Masuk dalam Status Critically Endangered

Sabtu, 07 /05/ 2016 16:19:11 19143 Pembaca  

Gagak banggai adalah anggota dari gagak famili Banggai di Indonesia. Gagak Banggai sekilas mirip dengan Gagak Hutan (Corvus enca) dengan ukuran panjang tubuh sekitar 39 cm dan bulunya yang hitam / Foto : Google
Gagak banggai adalah anggota dari gagak famili Banggai di Indonesia. Gagak Banggai sekilas mirip dengan Gagak Hutan (Corvus enca) dengan ukuran panjang tubuh sekitar 39 cm dan bulunya yang hitam / Foto : Google

TRANSS, Banggai Kepulauan - Di Indonesia, sejumlah spesies gagak juga membutuhkan perhatian lebih karena terancam punah. Salah satunya adalah Gagak Banggai atau Corvus unicolor.

Gagak ini terdaftar sebagai Spesies Kritis oleh International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources/IUCN dan pernah dianggap punah.

Ternyata, endemik dengan iris mata yang gelap tajam itu, masih ditemukan kembali di Pulau Peleng pada tahun 2007-2008, dengan jumlah populasi yang terus menurun.

Gagak banggai adalah anggota dari gagak famili Banggai di Indonesia. Gagak Banggai sekilas mirip dengan Gagak Hutan (Corvus enca) dengan ukuran panjang tubuh sekitar 39 cm dan bulunya yang hitam. Iris mata berwarna lebih gelap dan dan ekor yang lebih pendek dibandingkan Gagak Hutan.

Perilaku burung endemik Sulawesi Tengah yang sangat langka ini belum banyak yang diketahui. Suara burung ini diperkirakan lebih tinggi dan cepat nadanya dibandingkan saudara dekatnya, Gagak Hutan.

Karena populasinya yang kecil dan tunggal (hanya terdapat dalam satu lokasi) serta ancaman rusaknya hutan sebagai habitat alaminya, Gagak Banggai (Corvus unicolor) dievaluasi oleh IUCN Redlist dalam status konservasi Critically Endangered sejak tahun 2005. Gagak Banggai menjadi salah satu dari 18 burung paling langka di Indonesia dengan status Critically Endangered (kritis).

Semoga salah satu spesies Gagak endemik kepulauan Banggai ini mampu terus bertahan dan terhindar dari kepunahan. Meskipun burung berbulu hitam ini tidak termasuk salah satu burung yang dilindungi di Indonesia.

[Saiful Yamin]

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan