NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Peristiwa

Babakan Baru Skandal Kades Cabul Mulai di Ungkap Kembali

Kamis, 16 /06/ 2016 04:12:46 11962 Pembaca  

Bilik ruang PPA Mapolres Kepulauan Sula
Bilik ruang PPA Mapolres Kepulauan Sula

TRANSS, Sanana (Malut)  – Kasus pencabulan yang di duga dilakukan oknum kepala desa dengan korban Shela (Nama Samaran)15 tahun Siswi SMPN satu atap di Mangole Selatan, Kepulauan Sula kembali digulirkan.

Rabu, (15/06) kemarin, sekitar pukul 11.00 Wit Shela korban pencabulan datang didampingi oleh sejumlah kerabatnya hadir di Kantor Polres Sula. Kehadirannya untuk memenuhi panggilan pihak penyidik unit PPA Polres guna melengkapi kembali isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus pencabulan yang menimpanya.

BACA JUGA : Siswi SMP di Perkosa Berulangkali, Kerabat Menanti Kerja Polisi

Pelaku pencabulan seperti yang tercantum di BAP,  tidak lain adalah ayah angkat korban sendiri yakni RD alias Rustam Duwila. 48 tahun yang juga diketahui sebagai kepala desa di Auponhia, Kecamatan Mangole Selatan.

Kejadian yang menimpa Shela sendiri dianggap berlarut larut di kepolisian. Padahal, ibu korban Mastura Umafagur (45) sudah membuka laporan pengaduan sejak bulan Mei 2015 tahun lalu.

Pantauan transsulawesi.com. Setibanya Shela di kantor polres langsung di arahkan menuju ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim. Uniknya sebelum di BAP Shela dan saksi kunci, Waramu Umagapi (25) terlebih dahulu di ambil sumpahnya untuk lebih jujur saat akan di BAP kemudian.

Usai menjalani pemeriksaan keduanya langsung keluar ruangan, Waramu perempuan muda sebagai saksi kunci sedikit irit bicara bersedia memberikan keterangan kepada wartawan yang telah menantinya.

“Terkait dengan persoalan tersebut, saya sudah memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya sesuai dengan apa yang saya lihat yang dibutuhkan pihak penyidik. “ jelas Waramu.

Waramu Umagapi dalam kesaksiannya mengatakan, bahwa dirinya yang pertama kali menemukan korban (Shela) usai di gagahi oleh sang kepala desa.

“Di depan penyidik saya sampaikan bahwasanya pada malam itu, sekitar pukul 04.00 Wit dini hari, saya melihat kepala desa (Rustam Duwila red) keluar dari kamar Shela.”

Saat pelaku meninggalkan kamar,  kata Waramu, Ia langsung masuk mendekati Shela yang tidak sadarkan diri. 

“Saya menemukan dia dalam keadaan tidak sadarkan diri dan dalam keadaan setengah Bugil (telajang), kemudian saya mengambil lampu pelita yang terletak di atas lemari untuk dinyalakan dan saya kaget setelah melihat semacam ada cairan di sekitar kemaluan Bunga. “ tutup Waramu.

(RIS)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan