NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Reportase

Diakui Banggai memang belum steril dari narkoba.

Minggu, 19 /06/ 2016 02:52:06 12657 Pembaca  

Kapolda Sumut Irjen Pol. Eko Hadi Sutedjo (tengah) didampingi Kapolresta Medan Kombes Pol. Nico Afinta (kanan), Dir Res Narkoba Poldasu, dan Kasat Narkoba Polresta Medan memperlihatkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 25 kg, dan 30.000 butir ekstasi yang disita dari dari empat orang tersangka anggota sindikat, yang salah satunya adalah oknum PNS di Tanjungbalai. (Triadi/SumutPos)
Kapolda Sumut Irjen Pol. Eko Hadi Sutedjo (tengah) didampingi Kapolresta Medan Kombes Pol. Nico Afinta (kanan), Dir Res Narkoba Poldasu, dan Kasat Narkoba Polresta Medan memperlihatkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 25 kg, dan 30.000 butir ekstasi yang disita dari dari empat orang tersangka anggota sindikat, yang salah satunya adalah oknum PNS di Tanjungbalai. (Triadi/SumutPos)

TRANSS, Luwuk - Bukan lagi rahasia umum, pengguna narkoba jenis sabu sabu sudah merambah hingga di tingkat kecamatan yang sebelumnya tidak mengenal barang haram tersebut. Akibat itu, diakui Banggai memang belum steril dari narkoba.

Hal itu diungkapkan Bupati Banggai. Ir Herwin Yatim belum lama ini  saat melakukan rapat koordinasi (rakor) bersama unsur Forkopimda. Selain membahas soal prostitusi terselubung, peredaran narkoba dan peningkatan jumlah pemakai menjadi topik dalam rakor.

Sekalipun demikian, Herwin yang di dampingi wakil Bupati Banggai Mustar Labolo, saat itu mengatakan keyakinannya, dengan dilakukan penertiban rutin, maka kedua problem di tengah masyarakat itu bisa teratasi.

Hadir dalam rakor itu, Dandim 1308/LB Letol Inf. Sapto Irianto, Kapolres Banggai, AKBP Jamal Farti, Kajari Luwuk Sumurung Simaremare, perwakilan Pengadilan Negeri (PN) Luwuk serta Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Banggai, DR. Qasim Yamani.

SF/Ab

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan