NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Reportase

Pengacara Yakin Kliennya, Ibu Nengsih tidak Bersalah

Jum'at, 05 /08/ 2016 04:17:07 15004 Pembaca  

Endy Sugianto,SH saat memberikan keterangan kepada wartawan, tampak latar terdakwa Nengsi sedang di tenangkan petugas Lapas karena histeris dengan putusan hakim
Endy Sugianto,SH saat memberikan keterangan kepada wartawan, tampak latar terdakwa Nengsi sedang di tenangkan petugas Lapas karena histeris dengan putusan hakim

LUWUK - Pengacara atau kuasa hukum Nengsih alias Noni, 57 Tahun, Endy Sugianto,SH mengaku kecewa atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Luwuk yang menjatuhkan vonis lima tahun penjara dan subsider enam bulan pada kliennya.

"Kalau saya melihat faktanya tidak terbukti, karena itu hanya berdasarkan keterangan si C (saksi-red), tapi itu hak wewenang dari hakim," kata Endy di Pengadilan Negeri Luwuk, Banggai, Kamis. 4 Agustus 2016.

( BACA: Terdakwa Pingsan Usai di Vonis 5 Tahun Penjara )

Ia mengatakan akan melakukan upaya banding terkait hal itu, selain itu juga pihaknya, kata Endy, akan segera membuka laporan di kepolisian guna melaporkan si – C karena telah memberikan keterangan palsu selama proses penyidikan.

“Kita akan lakukan upaya hukum, selain itu membuka laporan terhadap si C yang telah memberikan keterangan palsu,” ujarnya.

Menurut Endy, keganjilan dapat ditemui pada keterangan saksi inisial C yang tidak sesuai dengan kenyataan, dimana kata Endydia, keterangan C yang menyebut bahwa terdakwa Nengsih membeli sabu kepadanya 3 minggu lalu, padahal perlu diketahui jelasnya Nengsih kliennya baru 8 hari berada kelurahan mendono, ketika itu.

Ketimpangan lain yakni, ungkapan  saksi verbalisan ( saksi - penyidik) yang menyebut bahwa ada transaksi melalui Hp baik sms maupun telepon, namun sampai masa persidangan CDR atau call data recoder tidak dimunculkan.

“ Artinya call data recodernya gak pernah dibuka, bahkan ketika hp blackbery sebagai barang bukti tidak di temukan ada sms atau telepon dari orang lain,” ujar Endy.

 

Ab/SF

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan