NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Olah Raga

Tangan Kuat Sri Rahyuni Untuk Indonesia

Senin, 08 /08/ 2016 07:58:58 19345 Pembaca  

Sri Wahyuni berhasi mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Ia meraih perak pada kelas 48 kg. (Photo:Reuters)
Sri Wahyuni berhasi mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Ia meraih perak pada kelas 48 kg. (Photo:Reuters)

Brazil - Sri Rahyuni adalah salah satu atlet angkat besi muda yang mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade, Rio de Janeiro, 2016.   Ia lahir di Bandung pada 13 Agustus 1994, liftar yang baru 21 tahun ini, merupakan putri pertama pasangan Candiana dan Rosita.

Sebelum Olimpiade ia sudah dijagokan untuk bisa membuat kejutan di Brasil. Pada bulan Juni 2014, ia meraih dua emas dan satu perak dari Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi yang digelar di Kazan, Rusia.

Bulan September 2014, Sri Wahyuni meraih medali perak Asian Games dengan total angkatan 187 kg. Dua bulan kemudian, Sri Wahyuni Agustiani sukses menempati peringkat ketiga angkatan Clean & Jerk dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Kazakhstan.

Sri Wahyuni berhasi mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Ia meraih perak pada kelas 48 kg.

Sri mendapatkan medali perak berkat total angkatan 192 kilogram (Snatch 85 kg dan 107 kg Clean & Jerk). Medali meas direbut atlet Thailand berusia 21 tahun, Sopia Tanasan, yang mengangkat total 200 kg  (Snatch 92 kilogram, Clean & Jerk 108 kilogram). Atlet Jepang, Hiromi Miyaki, merebut perunggu dengan total angkatan 188  kg.

Mahasiswa jurusan hukum Universitas Bhayangkara, Bekasi, itu mengaku tertarik dengan olahraga angkat besi karena menguatkan. "Biar seperti cowok, saya juga harus kuat," katanya.  Sri Wahyuni ingin bisa terus bertanding, tapi dia sadar bahwa kekuatan manusia ada batasnya. Dia berencana berhenti mengangkat barbel pada usia 27 tahun.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menegaskan Sri Wahyuni akan mendapatkan bonus Rp2 Miliar atas keberhasilannya merebut medali perak di Oimpiade 2016 dari ajang Angkat Besi 48 KG.

(adjie)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan