NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Regional

Tangkal Huru Hara, Sabhara Polres Banggai Rutin Latihan

Minggu, 28 /08/ 2016 22:08:08 6978 Pembaca  

FOTO: Dok.Polres Banggai
FOTO: Dok.Polres Banggai

BANGGAI, Luwuk – Penyiapan mental maupun fisik personil Sabhara Kepolisian Resor Banggai terus ditingkatkan, hal itu guna kesiagaan personil dalam mengantisipasi peristiwa gangguan Kamtibmas diwilayah kabupaten Banggai.

Peningkatan kemampuan dilakukan dengan menggelar latihan rutin, baik penggunaan perlengkapan Penanganan Huru Hara (PHH) maupun kelihaian dalam reaksi cepat dengan kendaraan bermotor.

Baru baru ini, sesi latihan yang dipimpin Kasat Sabhara AKP. Hengky Y Madjido bersama personil Peleton Pengurai Massa (Ton Raimas) PHH fokus pada penerapan sejumlah formasi mendasari situasi dan kondisi pada saat terjadinya gangguan Kamtibmas.

Menurut Kasubbag Humas Bag Ops AKP Wiratno Apit, pembagian situasi terdiri dari tiga zona kerawanan yang ditandai dengan warna bendera yang dikibarkan pimimpinan satuan.

“Untuk bendera hijau menandakan situasi aman dan terkendali dan belum membutuhkan adanya tindakan persuasif lebih mengedepankan upaya dialogis”. ujarnya

Ditambahkan, situasi zona kerawanan yang ditandai dengan bendera berwarna kuning,  dimana seluruh personil PHH khususnya Ton Raimas bersiap siaga karena kondisi situasi sudah mulai tidak terkendali.

Saat kondisi itu, kata Wiratno, seluruh peralatan mulai dari kendaraan bermotor dan mobil dipersiapkan. Bahkan, penggunaan senjata pelontar gas air mata dan peluru karet mulai di cek siap digunakan.

Sedangkan pada Zona kerawanan merah atau sudah tidak terkenali menjadi zona tindakan persuasif personil PHH, maka seluruh peralatan yang telah dipersiapkan guna menghalau gangguan Kamtibmas dikerahkan.

Namun,  demikian jelasnya ada urutan dalam tahapan tersebut, mulai dari penguraian massa dengan tameng hingga penggunaan water canon umtuk meminimalisir adanya korban luka baik dari masyarakat maupun personil Polisi.

Penggunaan senjata dengan amunisi tajam tidak dibenarkan walau telah memasuki zona kerawanan merah hingga ada perintah langsung dari pemegang komando dalam hal ini Kapolres Banggai yang melihat bahwa situasi dan kondisi saat itu telah mengancam keselamatan nyawa masyarakat lainnya maupun personil Polisi.

Pelatihan itu diharapkan agar pada kejadian yang sebenarnya personil Sabhara Polres Banggai mulai dari negosiator hingga Ton Raimas PHH telah mengetahui dengan jelas, posisi keberadaannya berdasarkan zona kerawanan. Namun demikian khususnya diwilayah Kabupaten Banggai kata Wiratno Apit, tahapan hingga tindakan persuasif dirasa belum perlu dilakukan karena kebanyakan telah bisa diatasi pada tingkat negosiasi. (Sf)

HPB

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan