NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Reportase

Saat Diusir Warga, Wabup: Tidak Dipilih Akan Datang, Tidak Ada Urusan!

Minggu, 14 /05/ 2017 17:35:01 10658 Pembaca  

(Foto: Istimewa)
(Foto: Istimewa)

Transsulawesi.com, Banggai - Bupati Banggai Herwin Yatim dan Wakil Bupati Mustar Labolo terlihat tergesa gesa meninggalkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lalong, Kota Luwuk, setelah diusir oleh puluhan ibu-ibu warga tanjung.

Awalnya, kedatangan Bupati dan Wakilnya di RTH untuk menghadiri acara sepeda yang diselenggarakan oleh “Luwuk Bike Community”, Minggu, (14/5/2017). Namun, acara tersebut, bersamaan dengan acara kepedulian anak anak korban penggusuran dengan tema “Inta Torang Bermain” yang diselenggarakan Aisiyah Kabupaten Banggai.

Entah mengapa, Bupati dan Wabup langsung mengambil pengeras suara untuk berbicara dengan anak anak korban penggusuran tanjung. Niat hati ingin menyapa, warga tanjung dengan spontan membubarkan acara. Warga tanjung yang sebagian besar terdiri dari kaum ibu ibu, marah dan menolak kehadiran orang nomor wahid di kota air banggai.

Herwin pun terdiam sejenak saat beberapa ibu ibu tak sudi jika ia hadir di acara tersebut, ia pun berhenti melanjutkan sepatah katanya.

Wabup Mustar Labolo yang kala itu sedang menghadapi penolakan dari ibu ibu, malah terkesan reaktif berlebihan menanggapi penolakan warga tanjung. Ia pun mengambil pengeras suara dan menentang warga tanjung terkait politik pilkada berikutnya.

“kamipun tidak dipilih akan datang tidak ada urusan”.Ujarnya.

Baca Juga: Acara 'Inta Torang Bermain' di RTH Lalong Ricuh, Warga usir Bupati dan Wakilnya

Mendengar hal tersebut, kemarahan warga kian tersulut. Mereka meminta agar Herwin Yatim dan Mustar Labolo meninggalkan lokasi. Tampak salah satu warga, sambil menggendong anaknya  histeris agar keduanya tidak lagi datang menemui mereka.

“Hancur kita perumah, hancur samua kita apa apa, pulang saja,” teriak salah seorang ibu.

(Mhr)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan