NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Regional

Diguyur Hujan Selama Dua Hari, Enam Desa di Banggai Terendam Banjir

Minggu, 10 /09/ 2017 13:49:26 18780 Pembaca  

Wilayah terparah dalam banjir kali ini adalah Desa Minangandala dan ranga-ranga dengan ketinggian air mencapai satu meter
Wilayah terparah dalam banjir kali ini adalah Desa Minangandala dan ranga-ranga dengan ketinggian air mencapai satu meter

Transsulawesi.com, Luwuk - Sejumlah desa di Kecamatan Masama Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dilaporkan terendam banjir akibat hujan yang terus mengguyur daerah tersebut sejak kemarin hingga pagi tadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun transsulawesi.com di Masama, Minggu (10/9/2017) desa yang terendam diantaranya Desa Minangandala, Ranga ranga, Eteng, Cemerlang, Taugi dan Tangeban

Dari pantauan ketinggian air yang menggenangi lantai rumah warga rata rata antara dua puluh hingga tiga puluh sentimeter, namun sebagian rumah yang berada di wilayah terparah yakni desa Minangandala dan ranga-ranga ketinggian air mencapai satu meter.

Akibat peristiwa ini, sejak pagi buta warga sibuk memindahkan barang elektronik keposisi yang lebih tinggi, seperti televisi, kulkas dan alat eletronik lainnya. Tidak hanya itu warga juga mulai mengevakuasi ternak peliharaan mereka ketempat yang lebih aman.

Sedangkan untuk akses jalan masih dapat dilalui kenderaan roda empat maupun roda dua, termasuk didesa Ranga-ranga dan Minangandala genangan air dengan ketinggian dua puluh hingga lima puluh sentimeter masih bisa dilalui kenderaan roda empat, sementara diwilayah lainnya ketinggian air hanya sepuluh sentimeter.

Luapan air meluber ke pemukiman warga dan lahan pertanian sekitar pukul 12.30 wita saat warga tengah tertidur lelap, tak ada korban jiwa dilaporkan dalam peristiwa ini namun puluhan hektar sawah milik warga terendam banjir hingga menutupi tanaman padi.

Berikut data rumah dan sawah warga yang terendam banjir berdasarkan laporan polisi.

Desa minangandala ,  Jumlah rumah warga yang terendam air sekitar 20 kk dan areal persawahan seluas 30 Hektar, Desa ranga- ranga Jumlah rumah warga yang terendam air sekitar 10 KK dengan areal persawahan seluas 25 Hektar, di Desa Eteng jumlah rumah warga yang terendam air 15 KK serta merendam 10 hektar sawah.

Selanjutnya Desa cemerlang Jumlah rumah warga yang terendam air sekitar sekitar 10 KK dan merendam 10 hektar sawa, begitupun di Desa Taugi rumah warga yang terendam air ada sekitar 15 KK. Sementara didesa Tangeban jumlah rumah warga yang terendam air mencapai 20 KK.

(SP)

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan