NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Ekonomi

Harga Gas 3 Kg di Batui Terus Merangkak Naik

Senin, 23 /10/ 2017 14:32:11 17017 Pembaca  

Ilustrasi
Ilustrasi

Transsulawesi.com, Batui - Kelangkaan tabung gas 3 kilogram dalam dua bulan terakhir, memicu naiknya harga gas melon di tingkat pengecer wilayah Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Tidak sedikit warga mencari sisa sisa kayu buangan untuk dijadikan alat bakar.

Dari pantauan Transsulawesi.com, kenaikan harga gas khususnya untuk ukuran 3 kilogram. Per satu unit, harganya bisa mencapai Rp 27 ribu hingga Rp 30 ribu per unit.

Kenaikan harga yang terjadi sejak beberapa pekan lalu, diakui oleh Fitriyani (38) selaku warga dari Lingkungan II Kelurahan Tolando. Sebab kenaikan, diketahuinya akibat berkurangnya pasokan gas dari Distributor. Minggu (22/10/2017)

BACA : Tak Ada Pasokan, Warga Batui Kesulitan Peroleh Gas Elpiji 3 Kg

"Gas lagi sulit didapatkan dilingkungan kami ini. Jika ada, dijual dengan harga tinggi atau Rp 30 ribu. Kalau ditanyakan kenapa kenaikan harga gas itu melonjak naik, diakui oleh penjual akibat pasokan yang kurang," ungkap Fitri.

Untuk mendapatkan gas dengan harga yang tinggi itu, Fitri mengaku tidak langsung bisa didapatkannya atau harus dengan cara memesan terlebih dahulu.

"Kalau mau beli gas dengan harga demikian, saya harus menitipkan uang kepada penjual. Pesanan gas baru didapatkan sepekan kemudian," tutur Fitri yang berpofesi sebagai Ibu rumah tangga ini.

Terpisah, Rohani (40) Warga Ombolu yang berdomisili di Batui mengemukakan jika harga gas ukuran tabung 3 kg juga sempat dibelinya seharga Rp 28 sampai 30 ribu.

"Saya sebagai Ibu Rumah Tangga kebingungan dengan kenaikan harga gas itu. Tapi mau bagaimana lagi, lantaran kebutuhan akan gas sudah sangat pokok bagi saya. Dimana - mana juga pada kosong," ungkapnya.

Selain itu, penyebab langkanya gas ukuran 3 kg yang dikeluhkan warga tersebut, diakui pula oleh salah seorang yang ikut bekerja disebuah pangkalan gas 3 kg di Kelurahan Tolando.

"Entah kenapa, Jatah gas dikurangi dari distributor. Padahal biasanya truk pengangkut tabung selalu mengarah kekecamatan lain (Toili), dan kita di lewati begitu saja, " terang Bisri. Minggu (22/10/2017)

Namun sore ini, Senin, 23 Oktober 2017, transsulawesi.com, baru saja menerima informasi jika pasokan gas sudah mulai masuk dibeberapa agen resmi di Kecamatan Batui.

(SYF)

Ikuti Perkembangan Berita Selanjutnya

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan