NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Regional

Didominasi Emak Emak, Warga Tanjung Luwuk Gelar Aksi Penolakan Eksekusi Tahap Dua

Rabu, 24 /01/ 2018 10:39:41 7274 Pembaca  

Warga yang berada dikawasan Tanjungsari Kelurahan Karaton yang didominasi para emak emak ini, memasang spanduk penolakan.
Warga yang berada dikawasan Tanjungsari Kelurahan Karaton yang didominasi para emak emak ini, memasang spanduk penolakan.

Transsulawsi.com, Luwuk - Warga Kecamatan Luwuk, menggelar aksi penolakan eksekusi lahan tahap dua dikawasan Tanjung, Kelurahan Karaton. Aksi yang didominasi para emak emak ini berlangsung didepan kantor kelurahan setempat. Selain membakar ban mereka juga memasang spanduk protes, Rabu (24/1/2018)

Aksi kembali muncul lantaran adanya surat pemberitahuan pengosongan dari Pengadilan Negeri (PN) Luwuk.

Rencananya eksekusi lanjutan akan dilaksanakan pada bulan Pebruari (2018) mendatang sekaligus pengosongan serta pemagaran areal eksekusi yang telah tergusur.

Hingga berita ini diturunkan, sekitar seratusan massa masih terkonsentrasi di ruas jalan tempat pembakaran ban bekas. Tampak puluhan aparat kepolisian dari Polsek Kota Luwuk berjaga jaga disekitar lokasi aksi, guna antisipasi tindakan anarkis.

Beberapa saat yang lalu, Kepala Kelurahan Karaton, Sudarso Budi berusaha menenangkan warganya dan meminta tetap menjaga ketertiban. Silahkan menyampaikan aspirasi, tapi jangan anarkis. Saya paham dengan kondisi saat ini,” ungkapnya tanpa dibantu pengeras suara.

“Saya anak karaton, besar ditanjung mari kita serahkan sepenuhnya kepada aparat. Karena masalah ini sudah berada diranah hukum.” Imbuh Darso meyakinkan.

Namun demikian para warga tetap bertahan, bahkan membuat tenda darurat beratap terpal untuk berlindung dari terik panas matahari.

Sebelumnya, Sabtu (22/1/2018) Kuasa hukum dari ahli waris Ny. Berkah Albakkar mengatakan, pihaknya telah bermohon kepada Kepala Pengadilan Negeri Luwuk sekiranya dapat melaksanakan eksekusi lanjutan. Mengingat eksekusi sebelumnya, 3 Mei 2017, belum dilakukan secara keseluruhan.

“Karena eksekusi tanah milik klien kami belum tersksekusi semuanya, maka kami selaku kuasa hukum yang baru memohon agar Bapak Ketua Pengadilan Negeri Luwuk di Banggai dapat melaksanakan sisa yang belum di eksekusi tersebut,” ujarnya, Abdul Salam, SH,.MH. (ab/sam)

BACA :  Eksekusi Lanjutan Tanjungsari. Nasrun Hipan Sarankan Buka File Lama

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan