NEW EDITION
    Voice of East Sulawesi

Regional

Danramil Pimpin Bedah Rumah di Desa Tontouan

Rabu, 18 /07/ 2018 04:56:21 452 Pembaca  

Danramil 1308 - 01/Luwuk Banggai (LB) Kapten Inf Supartono ikut membantu melanjutkan kegiatan beda rumah tidak layak huni (RTLH), di Desa Tontuan Kecamatan  Luwuk, Kabupaten  Banggai , Selasa, (17/7/2018). (Foto: Kodim 1308/LB)
Danramil 1308 - 01/Luwuk Banggai (LB) Kapten Inf Supartono ikut membantu melanjutkan kegiatan beda rumah tidak layak huni (RTLH), di Desa Tontuan Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai , Selasa, (17/7/2018). (Foto: Kodim 1308/LB)

Transsulawesi.com, Pagimana -- Danramil 1308 - 01/Luwuk Banggai (LB) Kapten Inf Supartono ikut membantu melanjutkan kegiatan beda rumah tidak layak huni (RTLH), di Desa Tontuan Kecamatan  Luwuk, Kabupaten  Banggai , Selasa, (17/7/2018).

Dalam kegiatan tersebut, Kapten Inf Supartono bersama Babinkamtibmas Bripka Muklis, Kades Tontouan Sumitro Aliwu, dan masyarakat sebanyak 60 orang melakukan kegiatan Karya Bhakti dengan melakukan bedah rumah.

TNI AD dan jajarannya Kodim 1308/Luwuk Banggai sedang melaksanakan Program Kegiatan Karya Bhakti Peduli Lingkungan TA 2018. Program Karya Bahkti dengan garapan proyek 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) dari anggaran dana desa yang kesemua kegiatan RTLH tersebut terpusat di wilayah Koramil 1308 - 01/Luwuk Kodim 1308/Luwuk Banggai.

Kapten Inf Supartono mengatakan bahwa sebanyak 3 unit Rumah Tidak Layak Huni di Desa Totouan merupakan lanjutan dari pekerjaan yang dikerjakan sejak hari senin tanggal 9 juli 2018 yang dimulai dengan pembokaran rumah, peletakan batu pertama, penggalian untuk pondasi, dan mendirikan rangka bangunan rumah serta pemasangan atap rumah.

Danramil menyampaikan bahwa kegiatan bersama dengan melalui gotong-royong begitu penting. Sehingga Kerja Bhakti dapat berjalan sesuai dengan harapan kita baik dari TNI/Polri maupun komponen masyarakat lainnya khususnya dalam  memperbaiki rumah yang tidak layak huni.

“Dengan kegiatan ini juga dapat mempererat tali silaturahmi, serta guna menumbuhkan rasa kebersamaan dengan gotong royong antar warga, karena ketika karya bakti sedang dilaksanakan warga dapat berkomunikasi langsung dengan TNI, sehingga lebih menyatu dan tidak akan ragu-ragu lagi mengenal lebih dekat dengan TNI ,” Ujar Danramil.

Kapten Inf Supartono juga berharap Karya Bhakti ini hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan warga yang semula bangunan rumah masih RTLH, dengan selesainya direhab sehingga taraf hidup warga berubah yang semula rumah yang dihuni kurang sehat dari segi fisik rumah serta lingkungannya sehingga sekarang menjadi lebih nyaman dan lebih baik dari segi kesehatan, yang artinya "Bersih Itu Sehat, Dan Bersih Adalah Sebagian Dari Iman".

Adapun warga yang rumahnya mendapatkan program bedah rumah yakni tersebut Samsudin Hanafi (55), Pihot Ani (45), dan Irwan 30 tahun. (sam)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan